Pentingnya Berbagi Bahasa

Surakarta, 29/9 – AJARKAN BAHASA ISYARAT. Tisa (kiri) didampingi seorang mentor sedang mengajarkan bahasa isyarat kepada salah seorang pengunjung CFD, Minggu (29/9).

SMA Batik 1 Torehkan Rekor Dunia

Surakarta, 29/9 — DARI BATIK UNTUK DUNIA. Para peserta membentangan kain batik sepanjang 4 km dari kawasan Purwosari – Gladag. Pembentangan kain ini diadakan di car free day, dalam rangka Milad ke-56 SMA Batik 1 Surakarta. FOTO/NORMA/ENDZICO J.T/13

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Tetap Tinggi

Surakarta, 1/10 - MASIH MAHAL. : Salah satu kios daging sapi milik Marji yang ada di Pasar Gedhe Kota Solo, Senin (30/7). Harga daging sapi tetap tinggi pasca lebaran lalu. FOTO/DOGMA/DIO S.D/13

Solo Paragaon Adalan Share Blood Give Life

Surakarta 2/10 - AKSI UNTUK SESAMA. Share Live Give Blood dilakukan di Hotel Solo Paragon pada Senin (30/9). Kegiatan yang juga merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali.

Irigasi Dihentikan, Petani Tetap Menanam Padi

Sukoharjo, 1/10 - NEKAT. Petani di Kelurahan Mandan, Sukoharjo, Tetap Menanam Padi (23/9) Meskipun Pengairan akan Dihentikan. Petani Mengaku hal ini Untuk Tetap Menyambung Masa Panen Sebelumnya. FOTO/JADMIKO/DOGMA/13

Tuesday, October 1, 2013

Tim Seleksi KPU Sragen Umumkan 10 Nama Hasil Seleksi




Surakarta (2/10) — Tim seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (Sragen) mengumumkan 10 nama yang dinyatakan lolos rangkaian seleksi pada hari Jumat (27/9). Kesepuluh nama tersebut adalah Budi Maryono, Dodok Sartono, Dyah Nur Widowati, F. Yayuk Marganingsih, Ibnu Prakoso, Khoirul Huda, Mujiyono, Ngatmin Abbas, Rojo Prakoso, dan Slamet Basuki. Selanjutnya, seluruh calon anggota KPU tersebut diwajibkan untuk mengikuti fit and proper test di KPU tingkat Provinsi Jawa Tengah.
            
Pada tahap awal, seleksi calon anggota KPU Sragen terdiri atas seleksi administrasi dan tes tertulis. Seleksi administrasi bertujuan untuk mengetahui apakah seorang calon anggota KPU memenuhi syarat-syarat normatif sesuai UU No. 15 Tahun 2001. Calon anggota KPU yang lolos seleksi administrasi kemudian mengikuti tes tertulis yang meliputi pengetahuan tentang peraturan-peraturan Pemilu, demokrasi, dan sistem politik di Indonesia. Calon anggota KPU juga menjalani tes kesehatan dan psikologi.
             
“Selanjutnya, diambil 20 besar calon anggota KPU yang lolos seleksi administrasi, tes tertulis, kesehatan, dan psikologi untuk mengikuti tes wawancara,” ujar Mohammad Jamin, Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Sragen. Jamin menerangkan, tes wawancara telah dilaksanakan pada hari Sabtu (21/9).
            
Di sisi lain, terkait dengan pengumuman 20 besar calon anggota KPU Sragen, beberapa peserta seleksi yang tidak lolos menuding tim seleksi tidak transparan dan ditunggangi oleh kepentingan politik.  Menanggapi hal tersebut, Jamin menjamin bahwa seluruh tim seleksi bekerja dengan bersih tanpa dipengaruhi oleh kepentingan manapun.
            
“Tim seleksi anggota KPU merupakan tim independen. Apabila ada calon yang merasa pantas lolos, ada baiknya masing-masing saling introspeksi diri. Semua tugas kami laksanakan berdasarkan peraturan undang-undang, termasuk mengenai proses pengumuman,” pungkas Jamin.
(Riski Amalia Mayastri)

iB Vaganza Berlangsung Meriah




Surakarta (2/10)— Bertempat di atrium Solo Grand Mall, selama tiga hari, Jumat (27/9) sampai Minggu (30/9), iB Vaganza digelar. iB Vaganza merupakan program hasil kerja sama antara Bank Indonesia dan Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Soloraya yang bertujuan sebagai event promosi sekaligus edukasi perbankan syariah. Dari 19 bank syariah yang berpartisipasi dalam acara ini, di antaranya adalah Bank Syariah Bukopin, Bank Muamalat, Bank BNI Syariah, Bank Danamon KC Syariah, dan Bank CIMB Niaga Syariah.

Meskipun kegiatan utama dari iB Vaganza adalah pameran, namun berbagai lomba dan kegiatan menarik lainnya turut meramaikan acara ini. Lomba yang diadakan antara lain lomba kolase, lomba Idol iB, lomba mewarnai, dan lomba fashion show. Untuk menambah wawasan masyarakat mengenai perbankan syariah, diadakan talkshow dengan tema antara lain tabungan dan pembiayaan syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), serta gadai syariah.

Animo pengunjung untuk datang dan berpartisipasi dalam  iB Vaganza terlihat  cukup bagus. “Acara seperti ini memang perlu dan bagus diadakan agar masyarakat awam bisa lebih mengerti mengenai perbankan syariah,” ujar Sutrisno, salah seorang pengunjung iB Vaganza.

Pada hari ketiga sekaligus puncak acara, menggelar lomba Joget Caisar yang sedang naik daun di kalangan masyarakat. Lomba ini berlangsung meriah dan diikuti oleh 16 kelompok peserta. Selain itu, lomba lain kegiatan lain seperti lomba fashion show, talkshow, dan pembagian door prize turut digelar untuk menutup acara ini.

1600 Diploma UNS Wisuda


Surakarta (2/10) - Wisuda lulusan Program Diploma III dan IV periode I Tahun Akademik 2012/2013 sejumlah 1.610 mahasiswa  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Auditorium UNS, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/9/2012).
 “Untuk Program Diploma IV ada sebanyak 137 orang, sedang 1.473 orang lainnya lulus Program Diploma III,” kata Pembantu Rektor I Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Sutarno saat melaporkan pada acara Wisuda Periode I Tahun Akademik 2012/2013.
Secara rinci sebanyak 1.473 mahasiswa D-3 tersebut berasal dari 139 mahasiswa Fakultas Sastra dan Seni Rupa, 425 mahasiswa Fakultas Ekonomi, 326 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 148 mahasiswa Fakultas Kedokteran, 128 mahasiswa Fakultas Teknik, 121 mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 186 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Menurut Sutarno, lulusan Program Diploma IV berasal dari dua program studi (prodi) Fakultas Kedokteran, yaitu Program Studi Kebidanan dan Program Studi Kesehatan Kerja. Sedangkan lulusan Program Diploma III berasal dari tujuh fakultas. Dia menambahkan, setelah diwisuda diharapkan mahasiswa lulusan UNS dapat menjadi lulusan yang berkualitas. Serta membawa nama harum UNS ke kancah yang lebih luas
Di antara para lulusan, menurut Sutarno, terdapat 146 wisudawan dengan berpredikat cum laude atau dengan pujian. Sementara lulusan termuda usia untuk Program Diploma IV adalah Arini Dewi Ratih yang berasal dari prodi Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran dalam usia 21 tahun.
“Lulusan termuda usia untuk Program Diploma III adalah Nina Arista Cahyaningrum. Dia berasal dari prodi Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Sastra dan Seni Rupa dalam usia 19 tahun tujuh bulan,” imbuhnya.

Pelaksanaan : Sabtu, 7 September 2013, pukul 08.00 WIB
Tempat : Auditorium UNS
Jumlah lulusan 924 orang dengan rincian sebagai berikut :

No
Fakultas /Program
Jumlah lulusan
Berpredikat dgn.pujian
1.
Pascasarjana
366
95
2.
PPDS
19
3.
Program Pendidikan Profesi Akuntansi
1
4.
F. Kedokteran
35
6
5.
F. Teknik
105
8
6.
F. Pertanian
114
18
7.
F. Hukum
104
22
8.
F. Ekonomi
108
43
Jumlah
924
192


Pentas Keroncong “Ajang Kreativitas Musik Keroncong”


Surakarta 2/10 - DARI LAWEYAN UNTUK SOLO. Paguyuban keroncong di Laweyan, tampil memberi persembahan kepada para pengunjung. ILUSTRASI/DOGMA/13

Surakarta (2/10) - Pentas Keroncong adalah program baru yang diadakan oleh kecamatan Laweyan mulai tahun 2013 yang sudah dimulai sejak awal tahun. Laweyan memiliki 11 kelurahan yang setiap bulannya telah dijadwalkan satu grup keroncong dari tiap kelurahan untuk tampil diacara ini. Kegiatan ini dimaksudkan  untuk menggali potensi masyarakat Laweyan di bidang keroncong dan juga bertujuan untuk melestarikan musik keroncong itu sendiri. Grup keroncong yang akan pentas terdiri dari masing-masing kelurahan yang ada di Laweyan. 
Dengan adanya acara seperti ini diharapkan tiap kelurahan mempunyai orkes keroncong dan bisa ditampilkan. “Kalau tidak ada ya saya harus kan untuk punya grup keroncong, kan tujuannya untuk melestarikan musik keroncong.” ujar ibu Endang selaku sekretaris kecamatan Laweyan pada saat wawancara minggu (29/09)

Laweyan merupakan sentral keroncong, karena di Laweyan  ada legenda musik keroncong yaitu Waljinah dan juga Laweyan memiliki kumpulan orkes keroncong, HAMKRI (Himpunan Artis Keroncong) juga berada disini. Acara ini sudah beberapa kali diadakan, dimulai sejak februari 2013 pada minggu ke empat antara hari Sabtu atau Minggu setiap bulan satu kelurahan akan tampil membawakan orkes keroncong mereka masing-masing. Publikasi yang dilakukan masih sekedar intern antar warga kecamatan tapi siapa Saja boleh menyaksikan acara ini. Biasanya informasi disebarkan hanya melalui mulut ke mulut antar warga dan tetangga. 
“Harapannya kita rutin tiap tahun mengadakan dan kecamatan yang lainnya meniru kegiatan yang seperti ini, kemudian tahun depan diharapkan akan bisa diadakan lomba keroncong yang dimulai dari antar kelurahan dulu.” Ujar Ibu Endang saat akhir wawancara.

(Gala Fauzi Pratama)

Solo Paragon adakan Share Live Give Blood


Surakarta 2/10 - AKSI UNTUK SESAMA. Share Live Give Blood dilakukan di Hotel Solo Paragon pada Senin (30/9). Kegiatan yang juga merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali.

Surakarta – Solo Paragon Hotel and Residence mengadakan kegiatan sosial donor darah pada Senin (30/9). Kegiatan yang dilaksanakan di Executive Room ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan tiga bulan sekali.

Donor darah merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki Hotel Solo Paragon. Menurut Marketing Communication Hotel Solo Paragon, Nicky Olivia mengaku bahwa awalnya dilakukan untuk memfasilitasi karyawan dan staf untuk donor darah. “Banyak staf dan karyawan yang memang sering donor, maka diadakanlah kegiatan ini,” ungkap Nicky.

Ketika ditanya mengenai hal tujuan donor darah dijadikan program CSR, dirinya ingin meningkatkan kesadaran dengan mengajak berbagai golongan. “Karena ini memang kegiatan yang juga untuk umum, kami mengingatkan dan mengajak teman media, staf dan masyarakat umum untuk sadar dan peduli donor darah,” pungkas Nicky.

Semarak Solo City Jazz

Surakarta, 2/10 - SEMARAK. Gelaran Solo City Jazz kali ini mendapat animo yang lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Hal ini, semakin membuktikan geliat musik lintas genre di Kota Solo.
              
Tahun 2013 Solo City Jazz berlangsung pada hari Jumat dan Sabtu, 27 dan 28 September. Lokasi yang akan dipilih sebagai ajang pergelaran musik jazz terbesar di kota Solo ini adalah benteng Vasternburg, yang terletak di jalan Jendral Sudirman dan berada di pusat kota Solo. Solo City Jazz akan menampilkan para bintang bintang jazz terkemuka seperti Iga Mawarni, Bintang Indrianto TRIO bersama Denny Chasmala dan Mohamad Iqbal. Juga penyanyi muda, Matthew Sayersz,  serta sebuah band yang datang dari Jogjakarta, Kirana Big-band.

Pada hari terakhir Solo City Jazz acara ini berlangsung semakin meriah dengan ribuan penonton yang hadir. Dimeriahkan pula oleh para anggota IBF (Indonesia Bass Family) yang memainkan lagu “Bento” dengan aransemen mereka sendiri yang terdengar apik. Harry Toledo anggota IBF yang berbadan gempal inipun berhasil menyihir para penonton dengan kemampuan membetot bassnya yang luar biasa. “Acaranya luar biasa bintang tamunya juga keren semoga tahun depan acara seperti ini bisa terus diadakan,ujar Rizky salah satu penonton Solo City Jazz pada hari terakhir pagelaran musik ini sabtu  (28/09).

Diharapkan bahwa SCJ tetap didukung  oleh pemerintah kota Solo dan akan tetap memberikan hiburan bagi warga masyarakat Solo. Dan masyarakat Solo dapat menerima musik Jazz sebagai musik alternatif hiburan bagi mereka.


(Gala Fauzi Pratama)

SMKN 1 Boyolali Sabet Gelar Juara Baris Berbaris


Boyolali, (2/10) - SANG JUARA. SMKN 1 Boyolali tampil sebagai juara pada lomba baris-berbaris Padayudha Ksatria Sarga. FOTO/DOGMA/HERAWAN/13

Boyolali (2/10) — Pasukan pengibar bendera (Paskibra) SMKN 1 Boyolali menangkan lomba baris berbaris Tri Padayudha Ksatria Sarga, pada Minggu (29/09) lLU. Perlombaan dihelat di gor Bulutangkis Boyolali, dan diikuti 11 peserta SMA/SMK sederajat se-eks karesidenan Surakarta.

Selain menjadi juara umum, danton (komandan pleton) SMKN 1 Boyolali juga terpilih sebagai danton terbaik. Sementara juara favorit diraih oleh SMA BK 2 Boyolali.


Perlombaan yang dimulai pukul 08.00 wib mengundang antusias siswa untuk menonton. "Antusias siswa ini luar biasa, sampai selesai kegiatan ini gor masih penuh saja," kata catur,senior paskibra SMAN 1 Teras.

'Manusia Purba' Muncul di Graha Wisata Solo

Surakarta, 2/10 - MANUSIA PURBA KEMBALI MUNCUL. pameran arkeolog yang dilakukan oleh Pusat Arkeolog Nasional bekerjasama dengan Balai Arkeologi Jogjakarta dan Balai Pelastrian Manusia Purba Sangiran. Pameran ini berlangsung dari tanggal 25-29 September 2013 di Graha Wisata Solo. ILUSTRASI/DOGMA/13
Surakarta, (2/10) - Ada manusia purba di kota Solo, melalui pameran arkeolog yang dilakukan oleh Pusat Arkeolog Nasional bekerjasama dengan Balai Arkeologi Jogjakarta dan Balai Pelastrian Manusia Purba Sangiran. Pameran ini berlangsung dari tanggal 25-29 September 2013 dari pukul 10.00 sampai 16.00 WIB di Graha Wisata Solo. Tidak hanya pameran yang mewarnai acara ini namun ada talkshow, pemutaran video-video hasil penemuan, pemutaran film The Rise of Ape, serta ada demonstrasi pembuatan alat batu yang dikhususkan untuk pelajar-pelajar mulai dari SD sampai SMA.

“Tujuan dari acara ini adalah untuk mensosialisasikan hasil penelitian baru dan pembaharuan yang dilakukan oleh peneliti lokal maupun internasional,” Ruli Fauzi (27) selaku panitia Pameran Arkeolog “Bengawan Riwayatmu Dulu”. Acara ini sudah dihadiri oleh sebanyak 500 peserta selama lima hari. Lebih banyak yang menghadiri saat weekend dibandingkan weekday biasanya.


Peserta yang dirasa tidak terlalu banyak ini membuat ada rasa disayangkan. Menurut, Ruli, “Memang saat ini masyarakat tidak terlalu tertarik untuk datang ke museum secara langsung seperti di Sangiran ataupun museum lainnya. Oleh sebab itu, kita sebagai panitia ingin membawa hasil-hasil museum ini kepada masyarakat secara langsung dan dekat dengan mereka, masyarakat. Namun tujuan ini tidak membuat masyarakat sadar untuk menghadiri acara kali ini. Terbukti tidak banyaknya peserta yang hadir kali ini. “Lima ratus peserta ini tidak termasuk banyak untuk kegiatan selama lima hari ini,” tutup Ruli saat diwawancarai di Graha Wisata Solo, (29/09).

(Putri Ambar Kusuma)

Pencanangan Solo Kota Inklusi

Surakarta, (2/10) - SEMUA SETARA. Pencanangan Solo sebagai Kota Inklusi akan semakin memudahkan bagi para siswa-siswi berkebutuhan khusus untuk mendapatkan hal yang sama. Hal ini juga menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia. ILUSTRASI/DOGMA/13

Surakarta (2/10) – Balaikota menjadi saksi terjadinya pencanangan Solo sebagai kota inklusi. Sabtu (28/09) lalu, Fx. Rudi selaku walikora menandatangani pencanangan kota inklusi. Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.30 dengan kirab budaya dari Putra Putri Solo dan siswa-siswi sekolah di sekitar Solo. Acara berikutnya adalah pementasan dari siswa-siswi Sekolah Luar Biasa di Solo. Selama berlangsungnya acara, pameran-pameran dari pelajar Sekolah Luar Biasa se-Solo juga turut digelar.

Dari pagi sampai siang hari, rangkaian acara tersebut membuat Balaikota ramai oleh peserta dan masyarakat Solo. Setelah makan siang, pukul 13.30, seminar tentang pencanangan Solo sebagai Kota Inklusi dihadiri oleh Walikota Solo, wakil dari Kementrian Pendidikan dan Budaya divisi pendidikan khusus, serta narasumber dari dosen Universitas Sebelas Maret. Seminar ini juga dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai sekolah di Solo serta kalangan mahasiswa.

Walikota Solo, F.X Rudi, mengungkapkan, “Pencanangan ini sebenarnya berat untuk dilakukan. Oleh sebab itu, adanya dukungan dari berbagai pihak untuk kesuksessan pencanangan ini. Mentang-mentang ditandatangi oleh saya, terus tidak dilakukan program ini. Kali ini (pencanangan) harus diperhatikan dengan baik.”  Saat ini, Solo telah memiliki 13 sekolah inklusi dan akan membuat Autis Centre.

(Putri Ambar Kusuma)



Komunitas Pecinta Lari Kini Merambat Ke Solo

Surakarta, 2/10 - RUN FOR YOUR LIFE. Komunitas pecinta lari yang sedang semarak di kota-kota besar di Indonesia, kini sudah merambah ke Kota Solo. Gebyar temu pertama komunitas ini diikuti oleh 18 peserta.

Surakarta (2/10) - Komunitas indoruner yang sedang ngetrend di kalangan ibukota dan kota besar di Indonesia, kini juga merambah kota Solo —yang notabenenya kota budaya yang berukuran kecil.
Kegiatan berlari ini dimulai dari Paragon Mall melewati jalan protokol Slamet Riyadi, kemudian lurus hingga belok  di kompleks  Pasar Triwindu, hingga balik lagi menuju start di Mall Paragon. Jarak yang ditempuh pada jumat malam (27) itu adalah lima kilometer.

Acara yang bertajuk fun night run tersebut merupakan sebuah launching yang menandakan serta memperkenalkan bahwa solo juga mempunyai komunitas pecinta lari seperti kota lain. Kegiatan pertama ini kurang terkoordinir karena kepengurusannya pun belum terbentuk, namun menurut Adab (22) "lari merupakan olahraga paling murah dan efektif, ngga perlu ribet kalo mau sehat sambil seneng seneng ya ayo lari bareng-bareng."

Ketika ditemui sesudah menyelesaikan lari dengan jarak lima kilometer, para peserta solo Indorunner mengaku hanya ingin olahraga sambil menjalin hubungan sesama pecinta olahraga lari. meski peserta belum cukup banyak sekitar 18 orang, event ini terkesan hangat.

“Kami ingin membuktikan lari itu olahraga yang menyenangkan. Olahraga paling simpel. Kami ingin menularkan virus olahraga lari kepada banyak orang,” tandas Eki, anggota Indorunner yang lain.


Indorunner adalah komunitas pecinta lari yang berdiri sejak 2009. Anggota mereka kini sudah berjumlah sekitar 3.000 orang di seluruh Indonesia, termasuk di Solo yang sedang mulai merintis.

Pemutaran The Act of Killing Pukau Penikmat Film di Solo


Add caption

Surakarta (2/10) – Setelah berputar mengelilingi festival-festival di berbagai negara, akhirnya film dokumenter karya sutradara asal Amerika Serikat, JAGAL (The Act of Killing) singgah di kota Solo. JAGAL diputar pertama kali di kota Solo di gedung J ruang Seminar 2 Fakultas Komunikasi Informatika Universitas Muhammad Surakarta pada 30 September 2013.

Pemutaran film sendiri sempat mengalami keterlambatan selama satu jam akibat kesalahan teknis, namun dengan animo penonton yang tinggi tidak menyurutkan keinginan untuk menonton film yang sempat mengalami kontroversi di beberapa pemutaran sebelumnya di Indonesia.

Ketua panitia, Galih (21) mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta menjelaskan bahwa pemutaran film yang berdurasi 159 menit ini merupakan proyek pemutaran pertama kali bagi komunitas Komunikasi. “Kami hanya ingin bersenang-senang melalui acara pemutaran film, dan kebetulan moment-nya merupakan peringatan G30S, sehingga kami berusaha menghubungi pihak JAGAL untuk memutarkan filmnya di Solo untuk pertama kalinya.”

Narasumber pada diskusi tersebut adalah sejarawan kota Solo, Heri Priyatmoko dan dosen Ilmu Komunikasi UMS, Tomi Febriyanto. Diskusi membahas tentang sejarah G30S mulai dari sejarah berdirinya Partai Komunis Indonesia hingga penumpasan anggota-anggota PKI. 

Jadmiko Tri Utomo – D0210063

Irigasi Dihentikan, Petani Tetap Menanam Padi

Sukoharjo, 1/10 - NEKAT. Petani di Kelurahan Mandan, Sukoharjo, Tetap Menanam Padi (23/9) Meskipun Pengairan akan Dihentikan. Petani Mengaku hal ini Untuk Tetap Menyambung Masa Panen Sebelumnya. FOTO/JADMIKO/DOGMA/13

Sukoharjo (1/10) – Walaupun sudah mendapat surat edaran penghentian aliran irigasi, namun para petani di kelurahan Mandan, Sukoharjo tetap melakukan kegiatan cocok tanam seperti biasa. Saat ditemui Dogma, (23/9) Sri Wiharto (57), yang merupakan salah satu pengurus Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) mengaku kegiatan bercocok tanam harus tetap dilakukan untuk menyambung masa tanam dan telah dibagikannya benih padi oleh Gapoktan, “Sebenarnya keputusan menanam padi ada di tangan para petani, namun kebanyakan petani menginginkan untuk terus menanam padi.”

Lanjut Sri Wiharto, pengairan lanjut akan diusahakan melalui sumur resapan yang dibuat petani, serta menunggu musim hujan. Surat edaran dari dispertan berisi pengumuman bahwa aliran air akan dihentikan dari tanggal 1 Oktober 2013 sampai dengan 31 Oktober 2013. 

Kelurahan Mandan merupakan salah satu kelurahan yang menjadi andalan pertanian di kabupaten Sukoharjo. Padi-padi di kelurahan Mandan banyak yang dijual sebelum masa panen datang. Panen di kelurahan Mandan merupakan salah satu yang terbaik di kabupaten Sukoharjo.


Jadmiko Tri Utomo – D0210063

Cheng Cheng Po, Inspirasi Indonesia


Surakarta, 1/10 — MENUJU PERUBAHAN. BW. Purba Negara bersama Gentur Yoga Jati sedang mengisi diskusi film dalam acara Cheng Cheng Po #Inspirasi Indonesia di Wisma Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, Senin (30/9).  FOTO/DOGMA/DIO S.D/13

Surakarta (1/10) —– Acara pemutaran dan diskusi film bertajuk Cheng Cheng Po #Inspirasi Indonesia nampaknya benar-benar menarik dan menginspirasi banyak orang. Setidaknya hal itu tercermin dari kualitas film yang ditampilkan serta banyaknya audience yang turut hadir.  Acara yang diselenggarakan di Wisma Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Senin (30/9) itu merupakan hasil kerjasama Tumpi Readhouse Boyolali dan pihak TBJT. Seusai pemutaran film, acara tersebut dilanjutkan dengan diskusi film dengan narasumber BW. Purba Negara (sutradara film asal Jogja) dan Gentur Yoga Jati (Direktur Solo Mengajar).
Anna Subekti selaku owner Tumpi Readhouse sekaligus penggagas acara ini menuturkan bahwa acara yang ia create bersama sang suami tersebut bertujuan untuk menginspirasi banyak orang melalui film yang ditampilkan.

“Sesuai dengan judul acara kami yang mencantumkan hashtag Inspirasi Indonesia, kami memang berniat menginspirasi banyak orang melalui acara ini. Kami ingin turut memberikan sumbangsih positif untuk Indonesia, salah satunya melalui film ini,” ungkapnya.


Acara ini sendiri dihadiri para penikmat film, sineas film baik lokal maupun regional serta masyarakat umum. Ada beberapa film yang diputar diantaranya berjudul Gerakan Mahasiswa Mengajar, Say Hello To Yellow dan ditutup dengan film pamungkas Cheng Cheng Po yang disutradarai BW. Purba Negara. 

(Diofani Prisatya D)

Pedagang Keluhkan Harga Daging Sapi Tetap Tinggi


Surakarta, 1/10 - MASIH MAHAL. : Salah satu kios daging sapi milik Marji yang ada di Pasar Gedhe Kota Solo, Senin (30/7). Harga daging sapi tetap tinggi pasca lebaran lalu. FOTO/DOGMA/DIO S.D/13
Surakarta (1/10) – Tingginya harga daging sapi lokal dikeluhkan oleh sebagian pedagang daging sapi di Pasar Gedhe, Kota Solo. Bagaimana tidak, semenjak setelah lebaran lalu harga daging sapi lokal di pasaran  tetap berkisar Rp. 90.000 rupiah  per kilogram hingga hari ini, Senin (30/9). Hal ini menyebabkan angka permintaan daging dari konsumen cenderung menurun. Tak pelak, hal itu menimbulkan kekhawatiran bagi para pedagang, salah satunya Marji, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Gedhe Kota Solo.

Namun begitu meski Idul Adha semakin dekat, ia menuturkan harga daging sapi lokal tak mengalami perubahan harga, berbeda dengan harga daging sapi di Ibu Kota yang sudah merangkak naik.

“Sekarang pembeli makin sepi. Harga daging mahal. Sampe sekarang harganya tetap di kisaran 90 ribu, nggak berubah sejak setelah lebaran lalu,” jelasnya.

Jika di beberapa daerah harga daging sapi bertahan di kisaran Rp. 90.000 per kilogram hal itu nampaknya tak berlaku bagi wilayah ibukota. Untuk wilayah Jabodetabek, harga daging sapi lokal mulai merangkak naik secara bertahap menjadi Rp. 95.000 rupiah per kilogram.

(Dio Satya Dharmawan)

Kantin Kampus Fisip UNS Terbakar



Surakarta, 1/10 — KEBAKARAN DI FISIP UNS. Tabung gas 3kg meledak di kantin Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret, sedikitnya tujuh orang mengalami luka bakar  dalam peristiwa tersebut. FOTO/DOGMA/BONDAN.A.M/13

Surakarta (1/10) — Pada Senin siang pukul 13.45 —ketika keadaan kantin ramai oleh mahasiswa, di kantin FISIP UNS tiba-tiba muncul api besar dari arah dapur, sehingga membuat pengunjung kantin berlarian kalang kabut meninggalkan tempat kejadian. Kemunculan api ini juga disertai suara ledakan cukup keras yang terdengar dua kali. 

Saksi setempat sempat mencium bau gas bocor sebelum ledakan tersebut terjadi. Naas, Sunardi yang hendak menyalakan kompor minyak malah memicu ledakan, sehingga mengalami luka bakar yang cukup parah pada bagian tangan dan sebagian muka. 

Tujuh korban termasuk Bu Yuni —pemilik kantin mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan, dan sekitar muka. Mereka kemudian dilarikan ke medical center kampus, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dr Moewardi.  


(BONDAN ABDUL MALIK D0210020)